Konsep Ngaji Tani dan Kebangsaan dimunculkan oleh bapak Hendro Hermono DPR RI dapil Jatim VI dari fraksi Gerindra, pada hari minggu tanggal 28 Agustus 2016 di Kebon jambu "Ngaji Tani" Desa Tawang Rejo Kec. Garum Kab. Blitar acara yang diselenggarakan oleh Ikamaja Jawa Timur dan Komunitas Ngaji Tani LPPNU Kec Garum yang diikuti 75 orang dari berbagai kota di Jatim.
Dalam agenda itu bahwa sekarang ini kita patut bangga dengan produk pertanian kita sendiri sekarang masyarakat lebih suka kalau buah2an yang bernama import, padahal itu produk kita sendiri seperti durian montong, lengkeng itoh pokoknya serba bangkok! Seharusnya produk pertanian kita harus kita namai dengan nama bangsa kita sendiri petani harus bangga dengan produknya sendiri Nasionalisme Kebangsaan Kita wajib kita tonjolkan. Sementara itu menurut ketua Ikamaja Jatim Helmi yusuf, SP, MMA juga membenarkan sekarang ini masyarakat mengganggap remeh produk lokal kita seperti jambu merah unggul dari majalengka yg ditanam disini terkenal dengan nama jambu merah bangkok padahal produksi Blitar, kita tidak sadar nasionalisme kita sudah mulai digerus dari hal yang terkecil produk kita dianggap remeh dan kacangan pokoknya yg serba luar negeri keren, makanya kita mengadakan acara ini untuk memberikan kepercayaan diri bagi petani kita.
Disela acara itu juga dilakukan kegiatan pelatihan budidaya jambu dan Pembibitan Pisang bagi ex alumni magang pertanian Jepang Jawa Timur (Ikamaja Jatim) dan komunitas ngaji tani se kecamatan Garum kabupaten Blitar
praktek keilmuan pertanian dari pengalaman penulis untuk mendapatkan perubahan ekonomi masyarakat pedesaan, berkarya untuk bangsa dan negara
Minggu, 04 September 2016
Ikamaja Jatim Ngaji Tani dan Kebangsaan Bersama DPR RI bpk Hendro Hermono
Langganan:
Postingan (Atom)