Urban Farming adalah pertanian di masyarakat perkotaan. Pengertian itu memberikan presepsi yang cukup aneh dimana dilahan perkotaan memang sangat sedikit, bahkan tidak mungkin untuk memberikan nilai secara ekonomi bagi yang mengusahakan.
Tapi Dalam kaitannya dengan kesejahteraan rakyat urban farming bisa utk menolong warga miskin perkotaan utk mendapatkan makanan sayuran yang murah dengan jalan menanam sendiri, sehingga kebutuhan sehari hari bisa dikurangi dengan menanam sayuran dirumah Ujar Alaiyk Mubarok Direktur Balkon Institute
Dalam kaitan itu Balkon Institute menyelenggarakan pelatihan Urban Farming yang diikuti oleh warga Jakarta kebetulan yang menjadi pembicara saya sendiri, sebelum mengadakan pelatihan ini kami Balkon Institute mengadakan kajian internal terhadap warga miskin kota di Jakarta dimana sehari rata rata pengeluaran utk belanja kebutuhan dapur 50 ribu rupiah dan jika mereka bisa menanam sayuran untuk memenuhi kebutuhan selama 15 hari saja bs mendapatkan penghematan 750 ribu rupiah ujar Alayk Mubarok yg juga menjabat staff ahli di dpr ri itu.
Acara yang diselenggarakan pada tanggal 14 Oktober 2015 diikuti ratusan orang dengan katagori pekerjaan satpam, ibu rumah tangga, tokoh masyarakat, tokoh pemuda dan budayawan bertempat di aula rumah dinas jabatan DPR RI kalibata.
Acara ini bekerjasama dengan Bank Indonesia dan GERSADA (gerak sarjana desa) diharapkan bisa memberikan wacana terhadap bangsa dan negara sehingaa rakyat sejahtera dan bangsa kuat. (hy).
Tidak ada komentar:
Posting Komentar