Tampilkan postingan dengan label guava. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label guava. Tampilkan semua postingan

Minggu, 26 Maret 2017

Tanam Rapat Jambu Biji

Berkebun buah anggapan masyarakat kita pohonnya harus besar dan berbuah banyak, tapi kendala akan muncul ketika kita melakukan perawatan kususnya buah dimana akan terlalu tinggi harus memakai tangga belum lagi ketika tanam kita kena hama penyakit maka kita akan semakin susah lagi dalam melakukan pengendaliannya butuh biaya besar dan bila tanaman terlalu tinggi maka kita juga malas merawat.

Kebetulan saya pernah belajar sama petani belanda komoditasnya apel yang ditanam sangat rapat tapi berbuah lebat dan terukur dalam pemupukan dan perawatannya juga mudah hasil buah juga sangat bagus dengan grade A.

Saya mencoba menerapkan ini pada tanaman jambu biji merah getas Alhandulillah sudah menunjukkan hasil yang bagus, saya menggunakan jarak tanam 1m x 2 m jumlah tanaman saya sudah 50 batang dengan luasan 15 m x 15 m perawatan yang terukur jumlah pupuk yang diberikan kemudian perawatan buah juga sangat mudah tidak perlu memakai tangangga target tahun ini panen 2 kg per pohon menurut saya tidak terlalu besar. Dengan berat rata rata jambu biji perbuah 0.5 kg sehingga per tanaman 4 buah saja sudah cukup.

Umur 10 bulan sudah mulai ada yang masak dengan berat rata2 0.5 kg per buah. Kesimpulan dari pengalaman 1 tahun ini buah jambu biji saya ini dirawat serius bisa dapat uang dan bisa diterapkan kepada tetangga sekitar yang mau mengadopsi teknik ini untuk memanfaatkan lahan kosong disekitar rumah.



Selasa, 07 Juni 2016

Bertanam Guava Jambu Biji Merah

Pada bulan maret kemarin saya main ke rumah sahabat saya di blitar tepatnya di kecamatan garum, saya terkejut melihat kebun guava temen saya tak disangka dengan lahan 1000 m2 bisa menghasilkan pendapatan yg cukup bagus.
60 batang guava berumur 4 tahun tanpa malas berbuah sepanjang tahun. Paling sedikit 20 kg guava dipanen 2 hari sekali produktifitas tertinggi 150 kg dengan harga 5000 rupiah cukup fantastis bukan dengan lahan kecil itu. Mending bertani dikampung dr pada kerja di kota menurut temen saya itu