Kebo nyusu gudel bisa diartikan dalam bahasa Indonesia adalah Kerbau yang menyusu pada anaknya kerbau (Gudel) peribahasa yang mengartikan bahwa seorang guru yang belajar kepada muridnya, menjadi yang aneh bukan, tapi itu sah sah saja kenapa kita harus malu dan gengsi kepada orang yang lebih pintar meskipun mereka itu dulu juga belajar di kita. Kemudian saya tidak mau berkutat dengan perdebatan antara suka dan tidak suka antara peribahasa itu intinya kenapa tidak kita mengakui bahwa kita lebih kurang cerdas untuk belajar kepada orang yang lebih genius dan telaten untuk menjadi besar. red
Pada bulan Juli 2013 lalu Alhamdulillah saya mendapat kesempatan belajar tentang koperasi tani di negeri Thailand yang diselenggarakan oleh ASEAN dengang sponsor MAFF (Japan Ministry of agriculture fisheries and forestry) selama 2 minggu saya juga tidak menyangka akan bisa ke negeri gajah itu yang terkenal produk pertaniannya di Indonesia, lawong saya ini orang kampung mengenal koperasi ya itu koperasi bank plecit dan KUD yang sudah gulung tikar.
Thailand memang jago membuat brand image super dengan produk pertaniannya, siapa yang gak kenal ayam bangkok, jambu bangkok, beras thailand, ketan thailand, kenapa kok gak ada ya ayam blitar, ayam borneo, yang mempunyai ciri kas Indonesia, bahkan produk pertanian kita di anggap remeh dengan produk luar negeri oleh kita sendiri, seperti halnya klengkeng itoh, jeruk mandarin, bahkan sekarang lagi ngetren juga sabun beras thailand, bahkan ada juga produk kecantikan mengandalkan sari beras jepang untuk merawat kulit.
Kalau saya pikir sih itu merupakan bahasa marketing yang tidak susah untuk dilakukan dalam produk pertanian strategi dalam membuat image semua produk yang dikeluarkan sebuah perusahaan adalah sama yaitu produk harus berbeda dengan yang lain, jadi kalau mau mengeluarkan produk itu dulu yang harus kita tampilkan misal tampilannya keren, barangnya bagus, lebih besar seperti halnya persaingan antara Cocacola dan Big Cola, Coca-Cola yang tidak pernah tergeser oleh minuman apapun di Indonesia sekarang mendapat saingan berat dari BIG Cola, yang mengedepankan brand lebih besar dan lebih murah dengan rasa yang sama, sekarang anak kecil pada suka sama yang BIG big itu.
Dalam produk pertanian salah satu cara untuk marketing adalah dengan cara yang sama thailand sangat tahu akan potensi Indonesia misalnya kelengkeng, kelengkeng kita yang kecil dan berbiji besar sekarang sudah tinggal kenangan hancur akibat serangan kelengkeng import yang mempunyai daging tebal rasa manis dan pakaging yang menarik, belum lagi dengan jeruk indonesia yang digulung habis oleh jeruk mandarin yang tampilannya sangat bagus kuning menggoda dan kelihatannya enak, sedangkan jeruk kita tampilannya lusuh dijajakan tanpa grading dan rasanya masam, sadar atau tidak Petani luar negeri sudah mengandalkan ilmu agrobisnis sebagai industri, sedangkan kita kira kira gimana ya gak jelas deh?

Tidak ada komentar:
Posting Komentar